Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Penguatan Laboratorium Kesmavet, Investasi Penting bagi Keamanan Produk Hewan Nasional

02/07/2026 18:31:00 Ahdika Liramadhini Asia 12

Bandung, Juli 2026 – Dalam rangka memperkuat sistem penjaminan keamanan produk hewan di Indonesia, Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH) melaksanakan kegiatan pembinaan dan pemetaan kapasitas laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) di UPTD Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (BKHKMV) Provinsi Jawa Barat.

Keamanan produk hewan yang beredar di masyarakat memerlukan dukungan laboratorium Kesmavet yang memiliki kapasitas memadai, baik dari aspek sumber daya manusia, sarana prasarana, sistem mutu, maupun jejaring kerja. Oleh karena itu, salah satu langkah penting yang dilakukan adalah pemetaan kapasitas laboratorium Kesmavet di daerah sebagai dasar penyusunan strategi penguatan laboratorium secara berkelanjutan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan kapasitas laboratorium Kesmavet di UPTD BKHKMV Provinsi Jawa Barat. Hasil pemetaan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi dalam upaya peningkatan kemampuan laboratorium guna mendukung pengawasan keamanan dan mutu produk hewan.

Pemetaan kapasitas laboratorium dilakukan menggunakan instrumen yang mengacu pada Laboratory Mapping Tool (LMT) yang dikembangkan oleh Food and Agriculture Organization (FAO). Dalam pelaksanaannya, Tim BPMSPH melakukan modifikasi dan penyesuaian terhadap komponen penilaian agar sesuai dengan kondisi serta kebutuhan laboratorium Kesmavet di Indonesia.

Penilaian kapasitas laboratorium mencakup lima aspek utama, yaitu:

  1. Profil laboratorium;
  2. Infrastruktur, peralatan, dan pasokan bahan persediaan;
  3. Kinerja laboratorium;
  4. Manajemen mutu laboratorium, manajemen biorisiko, dan keselamatan kerja;
  5. Jejaring laboratorium.

Pelaksanaan pemetaan dilakukan melalui diskusi bersama pengelola laboratorium, penelaahan dokumen pendukung, serta kunjungan langsung ke berbagai fasilitas laboratorium untuk memperoleh informasi yang lebih komprehensif mengenai kondisi eksisting laboratorium.

Melalui kegiatan ini, BPMSPH berharap dapat mendorong penguatan kapasitas laboratorium Kesmavet di daerah sehingga mampu memberikan dukungan yang optimal terhadap pengawasan keamanan pangan asal hewan, perlindungan kesehatan masyarakat, serta peningkatan daya saing produk hewan Indonesia.

 

Kegiatan pembinaan dan pemetaan kapasitas laboratorium ini juga menjadi bagian dari upaya BPMSPH dalam memperkuat sinergi antara laboratorium pusat dan laboratorium daerah guna mewujudkan sistem laboratorium veteriner yang handal, terintegrasi, dan berkelanjutan dalam mendukung pembangunan peternakan dan kesehatan hewan nasional.

Facebook Instagram Youtube X TikTok