Peningkatan Budaya Kerja BPMSPH

Peningkatan Budaya Kerja BPMSPH

Dalam rangka meningkatkan lntegritas dan Kinerja pegawai, Balai pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH) mengadakan kegiatan Pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) pada hari Jumat, 27 Januari 2023 di Gedung Bimtek Lab Klik »

BPMSPH Gelar Sosialisasi PPID

BPMSPH Gelar Sosialisasi PPID

Bogor– Guna menghadapi era keterbukaan Informasi Publik dan sejalan dengan pengimplementasian dari Undang – undang  Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik.Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH) menggelar acara Sosialisasi Klik »

Kunjungan Balai Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan (BPKIL) Serang

Kunjungan Balai Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan (BPKIL) Serang

Kamis, 26 Januari 2023 BPMSPH mendapat kunjungan dari Balai Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan (BPKIL) Serang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 8 peserta dan dilaksanakan dalam rangka penguatan jejaring di bidang Kesehatan ikan Klik »

BPMSPH Sharing Knowledge Pengelolaan Media Informasi ke BET

BPMSPH Sharing Knowledge Pengelolaan Media Informasi ke BET

Bogor– Tingkatkan pengelolaan kehumasan dan informasi publik, Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH) lakukan sharing knowledge Pengelolaan Media Informasi ke Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang. (12/01/2023) Tim Media Informasi (MI) BPMSPH melakukan Klik »

Kunjungan Studi Banding BPMSP Bekasi

Kunjungan Studi Banding BPMSP Bekasi

Rabu, 11 Januari BPMSPH mendapat kunjungan dari Balai Pengujian Mutu dan Pakan Bekasi. Kegiatan ini diikuti sebanyak 20 peserta dan bertujuan untuk silahturahmi sekaligus studi banding terkait tata letak bangunan, teknologi pengujian, Klik »

 

Workshop Bimbingan Teknis Kajian Risiko Produk Hewan Berdasarkan Hasil Pengujian Salmonella,SP

img_0099-okkkkklll

Berkaitan dengan pasar bebas akan terjadi masuknya produk hewan dari luar negeri maupun antar wilayah provinsi di Indonesia  berpotensi membawa risiko masuknya penyakit hewan atau mikrobiologik yang dapat mengancam kesehatan manusia dan lingkungan di negara pengimpor. Berdasarkan perjanjian SPS-WTO, suatu negara tidak dapat menolak pemasukan hewan/produk hewan dari negara lain tanpa alasan ilmiah yang dapat dipertanggung-jawabkan. Selain dari pada itu Kegiatan perdagangan dengan lingkungan sanitasi yang tidak higiene dapat menimbulkan mikroorganisme yang dapat membahayakan kesehatan manusia, sehingga sangat diperlukan suatu pengetahuan mengenai analisis risiko yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menilai risiko serta menentukan intervensi secara efektif.

Untuk meningkatkan pengetahuan penguji laboratorium bidang pengujian produk makanan asal hewan dan pengawasan bidang  kesmavet dalam rangka mencegah masuknya penyakit hewan khususnya penyakit hewan menular utama dan zoonosis diperlukan pengetahuan analisa risiko untuk melakukan tindakan sanitary guna menjamin keamanan produk asal hewan yang diperdagangkan di pasaran. Balai Pengujian Mutu dan sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH) Menyelenggarakan Workshop Bimbingan Teknis Kajian Risiko Produk Hewan Berdasarkan Hasil Pengujian Salmonella,SP. Acara yang di gelar di Gedung BIMTEK Lab Kesmavet tanggal 17-18 November 2016 dibuka oleh drh. Rr. Endang Ekowati selaku Kepala BPMSPH ini dihadiri oleh penguji Laboratorium BPMSPH yang terdiri dari Jabatan Medik Veteriner dan Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP).

Turut hadir Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian drh. Sri Mukartini, MappSc, yang didampingi drh. Imron Suandy Kepala Seksi Pengujian Peoduk Hewan. Dirktur kesehatan Masyarakat Veteriner dalam sambutanya mengucapkan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Workshop Bimbingan Teknis Kajian Risiko Produk Hewan Berdasarkan Hasil Pengujian Salmonella,SP karena BPMSPH sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya merupakan ujung tombak sebagai lembaga yang menekan keamanan produk asal hewan yang masuk ke Indonesia yang dapat mengancam kesehatan manusia dan lingkungan melalui produk makanan asal hewan.

Dalam workshop ini menghadirkan narasumber dari FKH IPB Dr. Ir. Etih Sudarmika, M.Si. dalam paparanya menyeampaikan “Analisis risiko adalah adalah proses ilmiah, terbuka dan transparan yang mengikuti pendekatan terstruktur yang terdiri dari tiga komponen: penilaian risiko, manajemen risiko, dan komunikasi risiko. Tujuan dari analisis risiko ini adalah memberikan informasi yang cukup terhadap manajer risiko untuk menentukan sifat dan tingkat risiko serta menentukan apakah tindakan manajemen risiko itu diperlukan. Selain itu juga untuk menetukan dasar prioritas risiko dan mengkomunikasikan informasi penilaian risiko (terhadap manajer risiko, komunikator resiko dan masyarakat umum)”.

Dengan di adakanya Workshop Bimbingan Teknis Kajian Risiko Produk Hewan Berdasarkan Hasil Pengujian Salmonella,SP ini diharapkan dapat membekali penguji laboratorium bidang pengujian produk makanan asal hewan dan pengawasan bidang  kesmavet dalam pemasukan dan pengeluaran  produk hewan antar wilayah dan pengawasan peredaran produk hewan, sehingga keamanan produk hewan dapat terwujud secara optimal guna menjamin keamanan produk asal hewan yang diperdagangkan.

Hits: 844

Share and Enjoy !

Shares
Facebook Twitter Pinterest WhatsApp Print

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 3 = 7

1
Hallo .. Ada yang bisa kami bantu ?
Powered by

Accessibility Tools

FacebookTwitterInstagramTikTokYoutubeEmail