Sejarah

Sejarah BPMSPH

 

Balai Pengujian Mutu Produk Perternakan terletak di jalan Pemuda No 29A Bogor 16161, berdiri diatas luas lahan ┬▒ 8000 m2 yang lokasinya berdampingan dengan bekas rumah potong hewan kota Bogor di sebelah selatan dan Dinas Pendapatan Daerah Kota Bogor disebelah utaranya. Balai pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan berdiri dimulai dengan terbitnya Surat Keputusan Mentri Pertanian No.466/Kpts/OT.210/6/1994 pada 9 Juni 1994 tentang organisasi dan Tata Kerja Loka Pengujian Mutu Produk Perternakan yang berkedudukan di Bogor Jawa Barat dengan wilayah kerja diseluruh Indonesia. Pada 1995-1996 ditetapkan untuk sementara waktu seluruh kegiatan Loka Pengujian Mutu Produk Perternakan (LPMPP) bersinergis dengan Balai Pengujian dan Sertifikasi Obat Hewan (BPMSOH) yang berlokasi di gunung Sindur Bogor.

Loka Pengujian Mutu Produk Peternakan berdiri pada bulan 29 Mei 2000 menandatanganan perjanjian kerjasama antara pemerintah kota Bogor dengan Direktorat Jendral Produksi Peternakan tentang pengelolahan laboratorium Loka Pengujian Mutu Produk Peternakan (LPMPP). Kemudian pada tanggal 20 Agustus 2001 sesuai dengan SK Menteri Pertanian nomor 459/Kpts/OT.210/08/2001  Status LPMPP berubah menjadi BPMPP (Balai Pengujian Mutu Produk Peternakan), yang akhirnya Pada 29 Mei 2013 BPMPP berubah nama menjadi Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH) dibawah dan bertanggung jawab kepada Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan berdasarkan Surat Keputusan Peraturan Menteri Pertanian No.60/OT.140/5/2013 pada 24 Mei 2013 dan secara teknis dibina oleh Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner

Saat ini BPMSPH telah memiliki laboratorium terpadu yang terdiri laboratorium Cemaran Mikroba I, Laboratorium Cemaran Mikroba II, Laboratorium Skrining Residu Obat dan Antibiotik Mikrobial Resistence (AMR) Laboratorium Kimia I dan Laboratorium Kimia II dan Bioteknologi selain itu BPMSPH telah mendirikan gedung Bimtek Laboratorium Spesifikasi Kesmavet.

 

1
Hallo .. Ada yang bisa kami bantu ?
Powered by
Facebook
Twitter
YouTube