Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Kementan Kuatkan Fondasi Kesehatan Hewan, Bangun Laboratorium Vaksin Baru

25/05/2026 08:17:00 Hasrul 7

Surabaya — Di balik produksi susu yang sampai ke meja makan dan telur yang menjadi sumber gizi keluarga Indonesia, ada pekerjaan panjang yang kerap luput dari perhatian,  yakni menjaga hewan tetap sehat. Kementerian Pertanian resmi memulai pembangunan gedung laboratorium fasilitas produksi vaksin di Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma Surabaya. Prosesi groundbreaking yang berlangsung pada Sabtu (23/5/2026) menjadi penanda dimulainya penguatan fondasi kesehatan hewan nasional sekaligus investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan Indonesia.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menegaskan bahwa pembangunan tersebut memiliki arti lebih besar dibanding pembangunan fisik semata. Menurutnya, fasilitas ini menjadi bagian dari upaya membangun kemampuan nasional dalam memenuhi kebutuhan vaksin hewan secara mandiri.

“Pembangunan laboratorium produksi vaksin di Balai Besar Veteriner Farma Pusvetma Surabaya secara resmi kita lakukan groundbreaking pada Sabtu 23 Mei 2026,” ujar Agung.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung proses pembangunan agar berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh sektor peternakan nasional.

“Kita semua berdoa agar pembangunan laboratorium ini berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan dan insyaallah akan memberikan dampak yang besar bagi peternakan Indonesia, guna mendukung pengendalian penyakit hewan yang akan berpengaruh terhadap produksi susu dan telur dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional khususnya sumber protein hewani,” lanjutnya.

Menurut Agung, tantangan penyakit hewan yang terus berkembang membuat kemandirian produksi vaksin menjadi kebutuhan yang semakin mendesak. Dengan fasilitas baru ini, kapasitas produksi diharapkan meningkat sekaligus memastikan ketersediaan vaksin yang aman dan berkelanjutan bagi kebutuhan dalam negeri.

Ia menambahkan, fasilitas yang dibangun dengan standar lebih modern, termasuk aspek biosafety dan biosecurity, diharapkan membuat BBVF Pusvetma semakin siap dan responsif menghadapi berbagai ancaman penyakit hewan strategis serta memperkuat pelayanan kesehatan hewan di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Veteriner Farma Pusvetma, Edy Budi Susila, menyebut pembangunan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat Pusvetma sebagai salah satu garda terdepan kesehatan hewan nasional.

"Langkah strategis ini untuk memperkuat kemandirian vaksin veteriner nasional. Kami optimistis fasilitas ini akan meningkatkan kapasitas dan mutu produksi vaksin BBVF Pusvetma dalam mendukung pengendalian penyakit hewan dan ketahanan pangan nasional” ungkapnya.

Ia menambahkan, melalui fasilitas yang lebih modern akan mempercepat pengembangan inovasi vaksin dalam negeri sehingga Indonesia semakin siap menghadapi tantangan penyakit hewan dan semakin kuat dalam menjaga ketahanan pangan berbasis protein hewani.

Facebook Instagram Youtube X TikTok