Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

BPMSPH Perkuat Kolaborasi dengan Yayasan Disabilitas untuk Akses Informasi yang Inklusif

17/10/2025 11:12:00 Ahdika Liramadhini Asia 323

BPMSPH menyambut kedatangan perwakilan Yayasan Diffable Action Indonesia (YDAI) dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih inklusif dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Dalam arahannya, Kepala BPMSPH, Dinar Hadi Wahyu Hartawan, menyampaikan bahwa berbagai bentuk kerja sama dan kolaborasi yang telah dilakukan selama ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. BPMSPH terbuka untuk terus berkolaborasi, salah satunya melalui penyusunan dan penyebarluasan dokumen pelayanan publik yang ramah disabilitas. Salah satu wujud konkretnya adalah penerbitan buku braille, sebagai sarana akses informasi bagi penyandang disabilitas netra.

Selain itu, BPMSPH juga membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan UMKM kuliner disabilitas, diskusi terbuka, serta pemanfaatan fasilitas balai untuk mendukung kegiatan berskala lebih luas. Kepala Balai menegaskan bahwa BPMSPH siap menjadi ruang kolaboratif yang inklusif, sehingga berbagai inisiatif dapat saling memperkuat dan memberi manfaat bagi kedua belah pihak.

Turut hadir dalam kesempatan ini perwakilan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) yang juga memberikan dukungan dengan menyerahkan informasi dalam bentuk braille kepada Yayasan Disabilitas. Langkah ini menjadi bentuk nyata kolaborasi lintas lembaga dalam memperluas akses informasi bagi penyandang disabilitas.

Perwakilan Yayasan Disabilitas dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Sekjen YDAI, Isnurul Naeni, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan teman-teman difabel dalam berbagai kegiatan BPMSPH. Mereka juga membuka peluang kerja sama melalui inkubasi bisnis UMKM difabel, khususnya pada bidang kuliner berbahan peternakan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas kesempatan wirausaha dan memperkuat kemandirian penyandang disabilitas.

Sebagai laboratorium rujukan dan penyedia layanan publik, BPMSPH memiliki tanggung jawab untuk menyebarluaskan edukasi pangan ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) kepada masyarakat luas. Dalam upaya tersebut, BPMSPH berkomitmen menjalin kemitraan strategis agar edukasi dan informasi dapat menjangkau berbagai kalangan, termasuk komunitas disabilitas.

“Karena prinsip kami, setiap orang memiliki hak yang sama untuk memperoleh informasi. Melalui penyebarluasan buku dan berbagai inisiatif inklusif lainnya, kami berharap teman-teman disabilitas juga dapat merasakan manfaat dan memperoleh kesempatan yang setara,” ujar Kepala Balai BPMSPH.

Dengan semangat kolaborasi dan inklusi, BPMSPH berharap kerja sama dengan Yayasan Disabilitas dan Ditjen PKH dapat menjadi langkah konkret dalam memperluas akses informasi serta membuka peluang yang lebih besar bagi seluruh lapisan masyarakat.

Facebook Instagram Youtube X TikTok