Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

BPMPSH Gandeng YDAI, Wujudkan Layanan Inklusif dalam Bazar Produk Hewan

11/02/2026 15:41:00 Ahdika Liramadhini Asia 21

Bogor, 11 Februari 2026 — Komitmen terhadap pelayanan publik yang inklusif terus diwujudkan oleh BPMPSH melalui kolaborasi bersama Yayasan Difabel Action Indonesia (YDAI) dalam kegiatan Bazar Produk Hewan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Dalam kegiatan ini, BPMPSH tidak hanya menghadirkan penyandang disabilitas sebagai objek partisipasi, melainkan sebagai subjek dan mitra aktif dalam ekosistem usaha produk hewan. Sebanyak 13 pelaku usaha produk hewan turut berpartisipasi, bersama YDAI, Dharma Wanita Persatuan, dan Hock Indonesia, memeriahkan bazar yang berlangsung di lingkungan BPMPSH.

Bazar menghadirkan beragam produk kuliner serta kerajinan (handycraft). Kegiatan ini digelar bersamaan dengan talkshow/komunikasi publik bertema:
“Optimalisasi Penerapan Kesejahteraan Hewan dan Nomor Kontrol Veteriner dalam Penjaminan Keamanan dan Mutu Produk Hewan.”

Tema tersebut menegaskan pentingnya kesejahteraan hewan (animal welfare) dan penerapan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) sebagai instrumen utama dalam menjamin keamanan dan mutu produk hewan bagi masyarakat.

Dalam kunjungannya ke stan YDAI, Direktur Kesmavet, Dr. drh I Ketut Wirata, M.Si menyampaikan bahwa YDAI bersinergi dengan Komite Nasional Disabilitas untuk memastikan teman-teman disabilitas memiliki wadah memasarkan karya dalam skala yang lebih luas. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka akses ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Sekretaris Jenderal YDAI, Isnurul Aini, menjelaskan bahwa YDAI secara konsisten membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan kewirausahaan, antara lain kriya (tas rajut, decoupage), ecoprint, serta aksesori kreatif. Produk binaan YDAI, seperti Shifa Zafira Art (Kayana Zafira), bahkan telah menembus pasar yang lebih luas, membuktikan bahwa karya difabel memiliki kualitas dan daya saing yang setara dengan non-difabel.

Sejalan dengan Grand Design Reformasi Birokrasi 2025–2045 yang menekankan pelayanan publik berkualitas dan inklusif, BPMPSH menempatkan YDAI sebagai mitra strategis dalam penyusunan kebijakan layanan inklusi di lingkungan kerja.

Melalui kolaborasi ini, BPMPSH menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan dan mutu produk hewan, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang adil, setara, dan memberikan ruang partisipasi bagi seluruh lapisan masyarakat. (HUMAS BPMSPH)

Facebook Instagram Youtube X TikTok