Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Menuju Industri Perunggasan Berdaya Saing, Kementan Kembangkan Hilirisasi Terintegrasi di Sumatra Selatan

06/01/2026 10:33:00 Hasrul 29

Ogan Ilir — Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Dinas Ketahanan Pangan & Peternakan Prov. Sumatra Selatan mulai menyiapkan pengembangan hilirisasi industri ayam terintegrasi di Sumatra Selatan. Persiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan survei lokasi yang dilakukan pada Senin, 29 Desember di Kabupaten Ogan Ilir.

Program ini dilaksanakan oleh pemerintah melalui Kementan bersama BUMN dan mitra strategis. Pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi diarahkan untuk memperkuat ekosistem perunggasan dari hulu hingga hilir, mulai dari penyediaan pakan, budidaya, hingga pengolahan dan pemasaran produk ayam.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian, Hary Suhada, menjelaskan bahwa pembangunan pabrik pakan dirancang untuk mendekatkan akses pakan berkualitas dengan sentra produksi ternak. Penentuan lokasi diharapkan berdampak pada peningkatan efisiensi usaha peternak lokal.

“Calon lokasi unit usaha pabrik pakan di Sumatra Selatan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan peternak, utamanya di Provinsi Sumatra Selatan,” ujar Hary.

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatra Selatan juga menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan pabrik pakan ternak tersebut. Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatra Selatan, Rahmat Mulia Harahap, menilai pembangunan pabrik pakan memiliki peran strategis bagi penguatan industri perunggasan di wilayah tersebut.

 “Populasi ayam petelur di Sumatra Selatan mencapai sekitar 8 juta ekor, sementara saat ini pabrik pakan yang ada belum memproduksi pakan komersial. Kehadiran pabrik pakan baru akan sangat membantu pemenuhan kebutuhan pakan di daerah,” ujarnya.

Dengan memperkuat kapasitas produksi di Sumatra Selatan serta mendekatkan akses pakan, bibit, dan sarana pendukung lainnya kepada peternak, langkah ini diharapkan mampu menciptakan struktur industri perunggasan yang lebih merata, efisien, dan berdaya saing nasional.

Facebook Instagram Youtube X TikTok