Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Kementan Dorong Peran Strategis Lampung Penyangga Pangan Nasional

02/05/2026 08:26:00 Hasrul 10

akarta - Kunjungan kerja Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Provinsi Lampung ke Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, Kamis (30/4/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat arah pembangunan sektor peternakan. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat ini mencerminkan semangat kolaborasi antara pusat dan daerah dalam mendorong sektor strategis.

Rombongan yang dipimpin Anggota DPD RI Komite II, Bustami Zainudin, disambut langsung oleh Hary Suhada selaku Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi bersama untuk menyelaraskan berbagai program serta menjawab tantangan yang dihadapi sektor peternakan, khususnya di Provinsi Lampung.

Bustami Zainudin menekankan pentingnya keterpaduan langkah antara pemerintah pusat dan daerah agar pengembangan sektor peternakan berjalan optimal. “Pertemuan ini menjadi langkah konkret untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional, sehingga potensi besar Lampung dapat dikembangkan secara maksimal dan berkelanjutan,” ujarnya, menegaskan komitmen memperkuat sinergi lintas level pemerintahan.

Dalam pembahasan yang berlangsung, sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian bersama, mulai dari penguatan ketahanan pangan berbasis peternakan, peningkatan populasi dan produktivitas ternak, hingga penanganan penyakit hewan menular strategis. Selain itu, dukungan terhadap peternak daerah, termasuk akses pembiayaan dan distribusi agro input peternakan, juga menjadi bagian penting yang dibahas.

Hary Suhada menilai Lampung sebagai wilayah yang memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh di sektor peternakan. “Kami optimistis Lampung tidak hanya sebagai penghasil ternak di tingkat provinsi, tetapi juga menjadi penyangga pangan nasional bahkan internasional,” ungkapnya, menggambarkan prospek cerah daerah tersebut.

Secara geografis dan sumber daya, Lampung memang memiliki keunggulan tersendiri. Iklim tropis, ketersediaan lahan yang luas, serta sumber bahan baku pakan yang melimpah menjadi fondasi kuat dalam mendukung pengembangan peternakan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Potensi tersebut terlihat nyata pada komoditas unggulan seperti sapi potong dan unggas. Populasi ayam ras petelur Lampung 2026 diproyeksikan >17 juta ekor dan itik mencapai 1,1 juta ekor. Lampung telah lama dikenal sebagai salah satu lumbung sapi nasional dan sektor unggas selain ayam ras, itik lokal telah berkembang pesat melalui sistem budidaya modern yang mendukung peningkatan produktivitas serta efisiensi.

Hary Suhada juga mengapresiasi peran aktif para pemangku kepentingan dalam mendorong kemajuan sektor ini. “Kami melihat semangat luar biasa dari para anggota dewan dalam memajukan peternakan. Ini menjadi modal penting untuk membangun industri yang lebih maju dan berdaya saing,” katanya, seraya mendorong penguatan kelembagaan dan peningkatan investasi di sektor tersebut.

Ia menambahkan, keterlibatan koperasi serta peluang investasi di sektor sapi perah dan sapi pedaging perlu terus didorong. Hal ini dinilai penting mengingat kebutuhan nasional yang masih bergantung pada impor, sehingga penguatan produksi dalam negeri menjadi langkah strategis ke depan.

Hary juga menyoroti kontribusi Lampung terhadap pasar unggas nasional yang terus meningkat. “Produksi ayam potong, telur ayam ras dan telur itik dari Lampung secara rutin menyuplai kebutuhan Jakarta. Ini menunjukkan peran penting daerah dalam rantai pasok nasional,” jelasnya, menegaskan posisi strategis Lampung.

Dengan potensi besar yang dimiliki serta dukungan kebijakan dari pemerintah pusat, Lampung dinilai memiliki peluang kuat untuk menjadi pusat peternakan unggulan di Indonesia. Kolaborasi yang terus terjalin diharapkan mampu mendorong sektor ini berkembang tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Facebook Instagram Youtube X TikTok